Manfaat cuka apel untuk diet

Pernah mendengar saran untuk diet pakai cuka apel? Dulu tips ini begitu populer sampai iklannya di mana-mana. Cuka apel sebenarnya dapat digunakan untuk berbagai hal, semisal membuat acar, membersihkan peralatan dari noda kopi atau teh, salad dressing, atau sebagai obat jerawat. Belakangan ini cuka apel seringkali dikonsumsi untuk kesehatan, dan kemudian dianggap membantu menurunkan berat badan.

Apakah hasil dari diet cuka apel ini terbukti dan sehat bagi tubuh?

Seperti dikutip dari webmd.com, ada beberapa penelitian yang membantu menjawab pertanyaan tersebut. Baca ulasan singkatnya yuk.

Apabila ada yang belum mengenal cuka apel, dijelaskan bahwa cuka apel adalah produk fermentasi dari sari apel. Diproses dengan cara menguraikan gula dengan menggunakan bakteri atau ragi. Dalam proses fermentasinya, gula di dalam buah apel berubah menjadi alkohol, dan dari alkohol tersebut tercipta cuka.

Berikut adalah beberapa penemuan medis tentang cuka apel

Membantu menyembuhkan diabetes

Beberapa studi menyebutkan bahwa mengonsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula di dalam darah. Studi ini diperkuat dengan penelitian pada 2007 silam, dengan partisipan 11 orang penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi 2 sdm cuka apel setiap hari. Dari hasilnya, ditemukan bahwa kadar gula dalam darah menurun 4%-6% setiap hari pula.

Membantu menurunkan kolesterol

Studi 2006 silam menemukan bahwa cuka apel dapat membantu menurunkan kolesterol. Pun demikian, para ilmuwan menganggap studi ini masih terlalu dangkal, sehingga perlu didukung penelitian lainnya.

Menurunkan tekanan darah dan menyehatkan jantung

Dengan mengonsumsi cuka apel atau dicampurkan pada salad setidaknya 6 kali dalam seminggu, cuka apel dikabarkan dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap seimbang. Sehingga mereka penderita penyakit jantung disarankan mengonsumsi cuka apel.

Menyembuhkan kanker

Sebuah studi menemukan bahwa cuka apel membantu mencegah perkembangan sel kanker bahkan membunuh sel kanker itu sendiri. Pun demikian, dikabarkan pula bahwa terlalu banyak mengonsumsi cuka apel dapat memicu kanker pada saluran kencing.

Menurunkan berat badan

Dan sejak ribuan tahun lalu, cuka apel digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. Kabarnya sih dengan mengonsumsi cuka apel, nafsu makan dapat dikontrol dengan baik dan jadi tidak cepat lapar. Di 2005 silam, dilakukan penelitian terhadap 12 orang dan terbukti mereka memang lebih dapat mengontrol nafsu makan yang mempengaruhi berat badan.

Jadi, bagaimana nih, apakah menurunkan berat badan dengan cuka apel itu sehat?

Hingga kini perdebatan soal konsumsi cuka apel masih belum mencapai kesimpulan. Pun demikian beberapa orang cukup puas menurunkan berat badan dengan mengonsumsi cuka apel.

Hanya perlu dikonsultasikan juga pada dokter untuk konsumsi cuka apel ini. Kandungan asam yang tinggi pada umumnya dapat menyebabkan rasa terbakar atau bahkan luka bakar pada tubuh. Mari bijak mencoba tips diet yang ada. 

Source : http://www.vemale.com/kesehatan/22288-diet-pakai-cuka-apel-apa-sehat.html

1 komentar :